Friday, January 25, 2013

Pemenang Vocal Group Periode 2012



“Ku tak akan menyerah pada apapun juga..”
Begitu lantunan dari kelas XI IPA 4. Mereka bernyanyi pada saat seleksi lomba vocal grup.  Para juri terlihat bangga dan tidak ragu untuk memberi  nilai yang bagus. Hingga pada saat pembacaan final tiba, semua peserta terlihat sangat antusias. Mereka semuanya ingin memenangkan lomba vocal grup. Memang semua peserta memiliki ciri khas yang berbeda beda dan keunikan tersendiri, tetapi yang terbaik tetaplah yang terbaik. Kelas 11 IPA 4 termasuk dalam kategori yang terbaik dan akan diadu lagi pada saat final dengan lebih sedikit pesaing, namun lebih ketat persaingannya karena dari kumpulan yang terbaik tersebut akan diambil yang paling baik.

Kelas XI IPA 4 mempersiapkan dengan sangat baik dan memiliki keyakinan untuk bisa tembus menjadi juara pertama. Segala persiapan dimatangkan dan dipersiapkan dengan sangat baik. Hingga pada saat final tiba, ternyata XI IPA 4 tampil sangat memuaskan dan menghibur baik penonton maupun juri. Kelas XI IPA 4 tampil dengan penuh keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi sehingga memberikan atmosfer dan suasana yang sangat baik. Perjuangan dari kelas XI IPA 4 ini pada akhirnya tidak berujung sia sia dan membuahkan hasil yang sangat baik. Kelas XI IPA 4 berhasil menorehkan namanya menjadi juara yang kedua. Memang tidak menjadi juara pertama, tetapi itu sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi kelas XI IPA 4.

Yang menjadi juara pertama adalah kelas XI IPS 2. Mereka berhasil membuktikan bahwa kelas mereka merupakan yang paling baik dari yang terbaik.  Tidak kalah juga dengan juara ketiga yang diraih oleh kelas XC. Mereka merupakan kelas yang sangat hebat karena meskipun mereka masih kelas X dan pengalaman mereka belumlah cukup banyak, tetapi mereka berani menunjukkan jati diri mereka dan berhasil mengalahkan pesaing pesaing berat lainnya.

Dari sini, kita bisa mengambil sebuah nilai yang berharga bahwa kita sebenarnya tidak perlu minder dan takut dengan alasan belum memiliki pengalaman yang banyak karena sebenarnya point yang terpenting adalah saat di mana kita mau berusaha, berjuang dan berlatih untuk mencapai suatu tujuan. Menjadi pemenang bukanlah yang utama, tetapi menjadi berkualitas itulah yang terpenting. Kualitas itu dapat kita dapatkan dari banyak usaha dan banyak perjuangan dan dari situlah baru kita mendapatkan suatu pengalaman yang berharga yang belum tentu dimiliki oleh setiap orang.



Satria Perkasa
XI IPA 4 / 23

Bernyanyi Membantu Kita dalam Hidup Sehari-Hari

Musik adalah bagian dari kehidupan kita yang susah dipisahkan dan tersedia dimana-mana untuk penghiburan kita. BGM(Background Music) dalam acara-acara di TV dan film adalah bukti bahwa musik mampu meningkatkan atmosfir di dalam kehidupan menjadi lebih berwarna.

Nyatanya, musik, terutama menyanyi, memiliki beberapa pengaruh yang kuat untuk tubuh kita baik secara jasmani maupun rohani. Dengan belajar menyanyi, kita telah membuka berbagai kesempatan dan pengaruh positif yang bisa kita gunakan untuk mempermudah kehidupan kita sehari-hari.

Dalam bukunya yang berjudul: “Music Education for High Schools”, Arthur E. Ward mengatakan bahwa seorang siswa tidak akan sia-sia dalam mempelajari seni menyanyi. Walaupun ia tidak pernah akan menjadi seorang penyanyi, siswa yang bersangkutan dapat memiliki tubuh yang sehat sebagai hasil dari studi menyanyinya. Hal ini disebabkan karena, untuk menghasilkan produksi nada yang baik diperlukan fisik yang baik, serta kesehatan yang kondusif. Siswa tersebut akan diajarkan bagaimana membentuk postur yang baik, cara mempergunakan otot-otot perutnya, mengembangkan tubuhnya, serta cara melakukan pengendalian nafas. (sumber:http://magiccowsapiajaib.blogspot.com/2011/08/mengapa-penting-belajar-menyanyi_7438.html)

Bagi jasmani, bernyanyi dapat memberi manfaat sebagai berikut:
1. Menjadikan Pernapasan Lebih Baik
Saat bernyanyi Anda menggunakan seluruh tubuh untuk bernapas dengan lebih santai. Otot diafgragma akan melengkung ke bawah, paru-paru mengembang lebih lengkap. Otot perut yang lebih santai memungkinkan tubuh bernaps lebih aktif dan sehat.

2. Mengoksidasi darah
Ketika Anda menggunakan seluruh tubuh untuk bernapas, volume oksigen yang mengaliri seluruh tubuh akan makin besar. Sel-sel tubuh yang dialiri oksigen berfungsi lebih baik dan menciptakan energi baru bagi pemiliknya.

3. Mengurangi stres dan meningkatkan sistem imun tubuh
Ketika Anda merasa senang, tingkat stres menurun. Endorfin membantu mengurangi stres dan gelisah. Saat menyanyikan sebuah lagu dengan perasaan mendalam, tubuh bernapas lebih dalam dan memperlambat denyut jantung serta mengurangi kecemasan berlebihan. Saat stres, buang kepenatan dengan menyanyikan lagu-lagu kesukaan dan bergembiralah. Ada juga kesempatan untuk meningkatkan sistem imun tubuh dari pengurangan stres tersebut.

4. Menciptakan suara yang bertenaga
Profesi pembicara, presenter, guru, pendeta atau dalam bisnis terkait penjualan akan mendapatkan keuntungan dari belajar menyanyi. Suara merupakan instrumen penting. Bernyanyi memberi Anda keahlian berbicara dengan suara bertenaga, kuat dan percaya diri yang terpancar dari suara. Semua manfaat itu bisa dirasakan dari teknik menyanyi yang benar.

Bagi rohani dan intel, bernyanyi dapat memberi manfaat sebagai berikut:
1. Melepaskan hormon bahagia
Hormon endorfin yang dikeluarkan saat bernyanyi bermanfaat menciptakan rasa senang dan kebahagiaan dengan memicu saraf dan fisik. Suara indah Anda tidak hanya akan menghibur orang lain tetapi menciptakan rasa damai dan kebahagiaan.

2. Membangun kepercayaan diri
Jika berbicara di depan umum masih merupakan ketakutan utama Anda, mulailah dengan bernyanyi di karaoke dengan sahabat dan orang terdekat. Bernyanyi membangun rasa percaya diri karena Anda menjadi orang yang sangat terbuka. Bila Anda telah berani berbagi suara dan musik, Anda akan lebih mudah mengatasi ketakutan Anda.

3. Meningkatkan memori
Bernyanyi membuat Anda sedikitnya harus membaca atau menghafal saat mempelajari melodi baru, lirik dan musik kompleks. Cara ini bagus merangsang wilayah otak yang terlibat dengan memori, belajar dan konsentrasi.

4. Meningkatkan kreativitas
Saat Anda membangun rasa percaya diri dan merangsang jiwa seni dengan bernyanyi secara bersamaan Anda juga menumbuhkan jiwa kreatif Anda. Anda akan keluar dari kotak dan menjadi seorang produktif dan inovatif.

5. Merangsang aktivitas otak
Bernyanyi memerlukan pemikiran. Saat bernyanyi, Anda perlu mengikuti lirik, melodi dan irama, serta kata-kata yang menghubungkannya dengan emosi. Saat bernyanyi udara akan banyak mengalir ke otak pada bagian neuron yang mengintegrasikan aktivitas fisik, emosional dan psikologis untuk merasa gembira.
(Sumber:http://yoscelina.wordpress.com/2011/02/07/manfaat-bernyanyi/)

Dari berbagai manfaat di atas, sudah jelas bahwa musik dan bernyanyi juga berpengaruh dalam peningkatan kesehatan lahir dan batin kita sehari-hari. Menyanyi adalah bahasa universal manusia dan siapapun bisa melakukannya secara alami. Oleh karena itu kita berinsting bahwa menyanyi adalah sesuatu yang menyenangkan dan terkadang kita terdorong ke sesama untuk bernyani bersama. Hal ini di sekolah Sinlui ditunjukkan dengan jumlah ekskul yang berkaitan dengan musik dan menyanyi seperti paduan suara, musik liturgi, dsb. Saya juga senang melihat teman-teman kelas xi-ia4 yang berkumpul waktu istirahat dan menyanyikan lagu populer saat ini. Tidak lupa juga dengan musik klasik yang diputar pagi-pagi sebelum doa pelajaran mulai.

Bisa dilihat musik berada dimana-mana dan tujuannya untuk menunjang hidup kita apalagi di sekolah Sinlui. Mari kita terus pertahankan aktivitas kita sebagai hal yang kita banggakan terus menerus.






 Patrick Susilo   XI-IA4/27

Bagaimana Membentuk Tim Vokal Grup yang Baik



Tentu kita tahu bahwa kini mulai banyak vokal grup yang telah mencapai kesuksesan yang bisa dibilang cukup besar baik di Indonesia maupun di mancanegara. Sebenarnya, tidak hanya mereka saja yang dapat sukses, kita pun bisa mencapai kesuksesan pula dengan vokal grup yang baik. Namun, membentuk vokal grup yang baik tidaklah sembarangan. Berikut ini adalah tips-tips bagaimana membentuk tim vokal grup yang baik.

1.      -  Variasi warna suara
Dalam vokal grup tentu tidak mungkin kita hanya asal menyanyi bersama. Untuk membentuk tim vokal grup yang baik diperlukan adanya dinamika dalam bernyanyi yang dapat ditunjukkan melalui variasi warna suara yang terpadu, sehingga tampilan tim vokal grup kita tidak monoton dan membosankan.

2.       - Minat anggota
Apabila salah satu anggota saja ikut dalam tim vokal grup hanya karena unsur paksaan, maka tim vokal grup ini pasti akan menemui banyak hambatan dan masalah. Oleh karena itu, minat masing-masing anggota terhadap vokal grup ini sangat penting. Akan lebih baik apabila seluruh anggota vokal grup memang benar-benar memiliki minat yang sama terhadap vokal grup ini.

3.       -  Teknik bernyanyi
Teknik dalam bernyanyi maupun olah vokal pun harus sangat diperhatikan. Tentu kita menginginkan vokal grup kita menghasilkan suara yang indah dan selaras. Maka teknik bernyanyi dari masing-masing anggota pun harus sering dilatih dan selain itu agar bakat dalam olah vokal pun semakin terasah.

4.     -    Kompak
Kunci keberhasilan dari setiap tim adalah kekompakan. Tanpa adanya kekompakan tidak mungkin tim bisa berjalan dengan baik, begitu pula dengan tim vokal grup. Dalam vokal grup, kekompakan setiap anggota memegang kunci dan peranan penting untuk keberhasilan dari vokal grup ini.

5.     -    Terbuka pada setiap anggota
Karena tim vokal grup memerlukan keeratan dari setiap anggotanya. Maka untuk mempersolid hubungan antar anggota dapat dilakukan dengan sikap terbuka dengan anggota yang lainnya. Sikap komit terhadap anggota tim pun juga dibutuhkan. Sehingga tim tidak akan mudah goyah.
Nah, itu tadi tips-tips bagaimana membentuk vokal grup yang baik. Ternyata kita pun sebenarnya dapat membentuk tim vokal grup yang baik.




Katarina D.K
XI-IA 4/ 3

Vokal Group Asal Indonesia, “WARNA”



Tak kalah dari negara lain, Indonesia pun memiliki grup vocal berprestasi asal ibukota kita Jakarta. Grup itu tak lain adalah WARNA, yang beranggotakan 5 individual yang memiliki peran masing-masing, yaitu Sarwana Thamrin-tenor-, Steven Kurniawan Tamadji-baritone-, Victoria Margareta-mezzosopran-, Ira Pangesti Haryono-sopran-, dan yang terakhir Adsary Zinnia Rugebregt-alto-. Grup ini dibentuk pada tahun 1994 oleh Tamam Husein, ayah dari Nina Tamam-yang merupakan mantan anggota dari grup ini- dan masih aktif hingga sekarang ini. Pada awalnya, vocal grup ini hanya tampil di kafe-kafe saja, tetapi, lama-kelamaan grup ini mulai merambah ke kompetisi internasional.

Mereka mencetak prestasi internasional terlebih dahulu sebelum menjerumusi dunia entertainment Indonesia. Lagu mereka, “Haruskah”, yang merupakan lagu ciptaan Steven Tamadji, mendapatkan Grand Prize “The Third Philipines International Song Writing Competition” pada November 1997. Setelah mereka mendapatkan penghargaan itu, Sony Music pun menerbitkan album rekaman WARNA, “Dalam Hati Saja” yang beredar Agustus 1998. Setelah itu, mereka juga mendapatkan berbagai macam penghargaan lain, seperti The Best R&B Album - Anugrah Musik Indonesia, The Most Favorite Vokal Group - Aneka Magazine Readers Choice, Zanzibar Award for Rindu Ini - Zanzibar Café Jakarta, The Best R&B Song - Anugerah Musik Indonesia, The Best R&B Grup - Anugrah Musik Indonesia ,Artis Berprestasi - Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi pada tahun 1998 hingga 1999.

Setelah itu, album kedua mereka,  “Cinta” pun di-publish-kan dua tahun setelah album pertamanya dikeluarkan, yaitu pada tahun 2000. Tidak terhenti di itu saja, WARNA pun mengeluarkan album-album mereka hingga 2009. “The Best of  adalah album ke-3 mereka yang dikeluarkan pada tahun 2003, sedangkan  Warna With Friends dikeluarkan pada tahun 2006. Album mereka yang terbaru adalah  Warna yang keluar pada tahun 2009.






Agatha Judith Enrica
XI IA 4/13      

Musik Rock










Musik rock atau musik cadas adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada pertengahan tahun '50-an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun '40 dan '50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik rock juga mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat (folk music), jazz dan musik klasik .
Bunyi khas dari musik rock sering berkisar sekitar gitar listrik atau gitar akustik, dan penggunaan back beat yang sangat kentara pada rhythm section dengan gitar bass dan drum, dan kibor seperti organ, piano atau sejak '70-an, synthesizer. Di samping gitar atau kibor, saksofon dan harmonika bergaya blues kadang digunakan sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rock "mempunyai tiga chords, backbeat yang konsisten dan mencolok dan melodi yang menarik".
Pada akhir tahun '60-an dan awal '70-an, musik rock berkembang menjadi beberapa jenis. Yang bercampur dengan musik folk (musik daerah di Amerika) menjadi folk rock, dengan blues menjadi blues-rock dan dengan jazz, menjadi jazz-rock fusion. Pada tahun '70-an, rock menggabungkan pengaruh dari soul, funk, dan musik latin. Juga pada tahun '70-an, rock berkembang menjadi berbagai subgenre (subkategori) seperti soft rock, glam rock, heavy metal, hard rock, progressive rock, dan punk rock. Subkategori rock yang mencuat di tahun '80-an termasuk New Wave, hardcore punk, dan alternative rock. Pada tahun '90-an terdapat grunge, Britpop, indie rock dan nu metal.
Sebuah kelompok pemusik yang mengkhususkan diri memainkan musik rock dijuluki rock band atau rock group (grup musik rock). Rock group banyak yang terdiri dari pemain gitar, penyanyi utama (lead singer), pemain gitar bass, dan drummer (pemain drum), membentuk sebuah quartet. Beberapa group menanggalkan satu atau dua posisi di atas dan/atau menggunakan pennyanyi utama sebagai pemain alat musik di samping menyanyi, membentuk duo atau trio. Grup lainnya memiliki pemusik tambahan seperti dua rhythm gitar dan atau seorang keyboardist (pemain kibor). Agak lebih jarang, penggunaan alat musik bersenar seperti biola, cello, atau alat tiup seperti saksofon, trompet, atau trombon.

Contoh Band Rock
Nightwish adalah band Symphonic Rock Metal yang berasal dari Kitee, Finlandia, di bentuk pada tahun 1996 oleh pemain Keyboard dan penulis lagu Tuomas Holopainen, gitaris Emppu Vuorinen, dan mantan vokalis Tarja Turunen. Formasi Nightwish adalah lima orang, kemudian posisi Tarja di gantikan oleh Annette Olzon dan posisi Bassist awal , Sami Vänskä, digantikan oleh Marco Hietala, yang juga mengambil alih bagian vokal pria, awalnya bagian vokal pria di perankan oleh Tuomas atau vokalis tamu
Nightwish sudah menjadi band berpengaruh di negara asal mereka sejak rilis single pertama mereka “The Carpenter” dan debut album “Angel Fall First“, namun mereka belum bisa mencapai kemasyuran secara mendunia sampai di rilisnya album Oceanborn (1998), Wishmaster (2000) dan Century Child (2002). Album berikutnya pada tahun 2004, Once, yang terjual satu juta kopi lebih, membuat video Nightwish di putar di MTV di Amerika Serikat. Single terbesar mereka di Amerika serikat “Wish I Had An Angel” (2004), di buat menjadi tiga film di Amerika sebagai Soundtrack untuk mempromosikan tur Amerika utara mereka. Nightwish memproduksi tiga single lagi dan dua video musik untuk album ini, seperti “Sleeping Sun” dari kompilasi 2005, Best Of, Highes Hope, terakhir bagi Tarja Turunen sebagai vokalis.
Pada bulan Mei 2007, mantan vokalis Alyson Avenue, Anette Olzon, di ungkapkan sebagai pengganti Tarja Turunen, dan pada musim gugur mereka merilis album baru, “Dark Passion Play” yang terjual hampir dua juta kopi, dengan hit single “Amaranth“, yang telah di rilis sebulan sebelumnya. Tur untuk mendukung album ini berawal pada tanggal 6 Oktober 2007 dan berakhir pada tanggal 19 September 2009. EP/Live Album “Made In Hongkong (And In Other various Places) di rilis pada bulan Maret 2009 sebagai sebuah MCD/DVD, dan Album full Length ke tujuh mereka yang berjudul Imaginarium, sedang di kerjakan, yang di persiapkan untuk rilis pada awal tahun 2012 nanti.
Nightwish adalah band asal Finlandia yang telah sukses menjual lebih dari tujuh juta rekaman di seluruh dunia, dan telah mengumpulkan lebih dari enam puluh award Gold dan Platinum.







 Sherlyta Utomo  XI-IA4/18